Aku dulu dalam cahaya
Begitu bersinar, membutakan mata
Kini aku dalam kegelapan
Begitu kedinginan, begitu sendirian
Harapan hanya tinggal kenangan
Sahabat telah meninggalkan
Keluarga kini hanya tinggal angan
Nama hanya dalam kekosongan
Keputusasaan...
Mengukungku...
Aku menjerit, meminta pertolongan...
Namun tak ada yang mendengar
Thursday, June 17, 2010
Untitled By Me
Ini adalah kata
Yang terucap dalam bisu...
Yang bergaung dan menggema
lagi dan lagi
Dalam relung hati dan jiwaku
Kata yang terukir dalam diriku
Untukmu
Yang terucap dalam bisu...
Yang bergaung dan menggema
lagi dan lagi
Dalam relung hati dan jiwaku
Kata yang terukir dalam diriku
Untukmu
Yang Namanya Kebetulan Emang ada!
Hari ini gw baca Kompas Jumat 18 Juni 2010. Nah... gw lagi baca berita tentang Eko Supriyanto di Panggung Madonna. Beliau juga nyeritain kalo dia makan tempe bacem, meski dia ga tau tempenya dapet dari mana selama tur itu. Gw bertanya2, tempe bacem kayak apa sih? Gw kan belom pernah makan...liat aja belom pernah! Hehehehehe.....
Trus, tiba - tiba ada tetangga gw dateng ke rumah! Ngasih sesuatu. Gak tau apaan... bentuknya sih kayak tahu. Trus pas nyokap gw liat makanan yang dikasih. Dia bilang: "Wah, dapet tahu ama tempe bacem nih!"
Gw ngelongo sendiri. Hahahahaha. Bagai pucuk dicinta ulam~! Lagi ngebayangin tempe bacem kayak gimana, tahu - tahu dateng tempe bacem plus tahu bacem! Wkwkwkwk. Kebetulan emang ada yah? XD
Trus, tiba - tiba ada tetangga gw dateng ke rumah! Ngasih sesuatu. Gak tau apaan... bentuknya sih kayak tahu. Trus pas nyokap gw liat makanan yang dikasih. Dia bilang: "Wah, dapet tahu ama tempe bacem nih!"
Gw ngelongo sendiri. Hahahahaha. Bagai pucuk dicinta ulam~! Lagi ngebayangin tempe bacem kayak gimana, tahu - tahu dateng tempe bacem plus tahu bacem! Wkwkwkwk. Kebetulan emang ada yah? XD
3 Versi "Bagai Rajawali"??
(1)
Aku ingin selalu
Berada di hadiratMu
Aku ingin selalu
Berada dalam naunganMu
Dibawah kepak sayapMu
Kau bawaku terbang tinggi
Melintasi langit biru bagaikan rajawali
Bagai rajawali
Melintasi gunung tinggi
Bagai rajawali
Melintasi badai hidup
Dibawah kepak sayapMu
Kau bawaku terbang tinggi
Melintasi langit biru
Bagaikan rajawali
(2)
Tuhan adalah kekuatanku
Bersama Dia ku tak akan goyah
Ku kan terbang tinggi
Bagai rajawali
Melakukan perbuatan yang besar
*Reff:
Ku kan terbang tinggi
Bagai rajawali
Dan melayang tinggi dalam kemulianNya
Biar bumi bergoncang
Dan badai menerpa
Ku kan' terbang tinggi bersama Dia
*Repeat
(3)
Hanya kepadaNya ku kan berlari
Di saat ku bimbang dalam hidupku
Yang aku percaya dalam hadiratNya
Ada kekuatan yang baru
Walau ku melangkah dalam tekanan
Badai percobaan datang menghadang
Yang aku percaya dalam hadiratNya
Ada kekuatan yang baru
Reff:
Ku kan terbang tinggi bagai rajawali
Di atas segala persoalan hidupku
Dan aku percaya saat ku bersama dia
Tiada yang mustahil bagi Dia
Aku ingin selalu
Berada di hadiratMu
Aku ingin selalu
Berada dalam naunganMu
Dibawah kepak sayapMu
Kau bawaku terbang tinggi
Melintasi langit biru bagaikan rajawali
Bagai rajawali
Melintasi gunung tinggi
Bagai rajawali
Melintasi badai hidup
Dibawah kepak sayapMu
Kau bawaku terbang tinggi
Melintasi langit biru
Bagaikan rajawali
(2)
Tuhan adalah kekuatanku
Bersama Dia ku tak akan goyah
Ku kan terbang tinggi
Bagai rajawali
Melakukan perbuatan yang besar
*Reff:
Ku kan terbang tinggi
Bagai rajawali
Dan melayang tinggi dalam kemulianNya
Biar bumi bergoncang
Dan badai menerpa
Ku kan' terbang tinggi bersama Dia
*Repeat
(3)
Hanya kepadaNya ku kan berlari
Di saat ku bimbang dalam hidupku
Yang aku percaya dalam hadiratNya
Ada kekuatan yang baru
Walau ku melangkah dalam tekanan
Badai percobaan datang menghadang
Yang aku percaya dalam hadiratNya
Ada kekuatan yang baru
Reff:
Ku kan terbang tinggi bagai rajawali
Di atas segala persoalan hidupku
Dan aku percaya saat ku bersama dia
Tiada yang mustahil bagi Dia
Note:
Hm... bikin bingung! yang bener yang mana sih? Ckckck.
Tuesday, June 15, 2010
Kisah Peri Musim Hujan (Part 1)
Seorang gadis berjalan - jalan di antara rintik hujan. Dia melompat dari satu kubangan air ke kubangan berikutnya. Ketika air itu menciprati dirinya, ia tertawa. Payungnya berputar - putar ketika ia melompat. Gadis itu seperti menari. Dan hujan adalah temannya.
Ia memakai jas hujan dan sepatu bot berwarna kuning. Warna yang mencolok, untukku, di antara warna muram yang ditimbulkan oleh hujan. Gadis itu melompat dari satu kubangan air ke kubangan airnya. Sebagian menciprati dirinya, sebagian menciprati orang lain. Gadis itu tertawa - tawa senang. Sementara itu, beberapa orang yang terkena cipratan air si gadis melirik anak itu dengan jengkel. Aku tersenyum. Anak itu tampak tidak peduli dengan sekitarnya. Anak itu benar - benar tampak seperti menari! Dan sangat lincah!
Kemudian, di antara hujan yang tidak juga reda, aku melihat bayangan tipis di punggung gadis itu. Aku mengernyitkan dahi. Apa itu? Aku menyipitkan mata, mencoba memandang menembus hujan. Dan ketika tersadar benda apa itu, aku ternganga. Itu....sayap? Aku menggosok - gosok mataku. Apa aku salah lihat? Fatamorgana? Lalu aku membuka mata, dan terpana. Semakin kuperhatikan, bayangan tipis itu malah semakin jelas. Itu sayap. Dan sayap itu ada di punggung anak itu. Dan, aku semakin terpana, tubuh anak kecil itu diselubungi cahaya tipis.
Sementara aku memperhatikan gadis itu, sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi. Mobil itu akan menabaraknya! Pikirku panik. Aku langsung meloncat keluar toko untuk memperingatkan gadis itu. Namun, ketika mobil itu melaju, gadis kecil itu sudah hilang. Ke mana perginya?
(to be continued)
***
Dari balik jendela cafe, aku memperhatikan jalanan yang basah oleh hujan. Jalanan yang basah itu sepi oleh orang - orang yang lalu lalang. Bila ada yang lewat, mereka semua berada di balik perlindungan payung, atau mengenakan jas hujan. Tidak banyak mobil yang lewat. Satu atau dua mobil lewat. Wiper bergoyang ke kiri dan ke kanan, mencoba menerangkan jalan bagi sang pengemudi. Saat itulah, aku melihat gadis kecil itu.Ia memakai jas hujan dan sepatu bot berwarna kuning. Warna yang mencolok, untukku, di antara warna muram yang ditimbulkan oleh hujan. Gadis itu melompat dari satu kubangan air ke kubangan airnya. Sebagian menciprati dirinya, sebagian menciprati orang lain. Gadis itu tertawa - tawa senang. Sementara itu, beberapa orang yang terkena cipratan air si gadis melirik anak itu dengan jengkel. Aku tersenyum. Anak itu tampak tidak peduli dengan sekitarnya. Anak itu benar - benar tampak seperti menari! Dan sangat lincah!
Kemudian, di antara hujan yang tidak juga reda, aku melihat bayangan tipis di punggung gadis itu. Aku mengernyitkan dahi. Apa itu? Aku menyipitkan mata, mencoba memandang menembus hujan. Dan ketika tersadar benda apa itu, aku ternganga. Itu....sayap? Aku menggosok - gosok mataku. Apa aku salah lihat? Fatamorgana? Lalu aku membuka mata, dan terpana. Semakin kuperhatikan, bayangan tipis itu malah semakin jelas. Itu sayap. Dan sayap itu ada di punggung anak itu. Dan, aku semakin terpana, tubuh anak kecil itu diselubungi cahaya tipis.
Sementara aku memperhatikan gadis itu, sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi. Mobil itu akan menabaraknya! Pikirku panik. Aku langsung meloncat keluar toko untuk memperingatkan gadis itu. Namun, ketika mobil itu melaju, gadis kecil itu sudah hilang. Ke mana perginya?
Bau - Bauan Yang Paling Dibenci Part 2
Sebelumnya kan gw pernah bilang ada 4 bau yang paling gw benci. Nah, gw koreksi! Sebenernya ada 6... Berhubung gw gak mau mengedit positngan yang sebelumnya, maka gw tambahin ajalah di sini....
- Bau rokok! Aneh, kadang - kadang gw mikir, kok ada yang mau ngisep rokok, padahal uda dibilangin di iklan - iklan, penyuluhan, papan reklame, bahkan di kotak rokoknya sendiri bahwa ROKOK ITU TIDAK SEHAT. Dan jujur aja, ini bau - bauan peringkat dua yang gw benci setelah bau asap knalpot. Ugh. Untung aja di keluarga gw gak pernah ada yang ngerokok. Tetangga gw dulu ada yang perokok berat (dia uda pindah rumah sih sekarang). Tiap kali ke rumah dia, abis keluar pasti badan langsung bau rokok dari ujung kepala ampe ujung kaki secara rumahnya dari sudut ke sudut itu bau rokok. Aneh juga sih, kok ada ya, yang mau bunuh diri dengan ngisep rokok. Yuck. Bener - bener bau yang bikin sesek napas! Dan tentu aja, batuk - batuk.
- Bau sampah. Tapi bukan sembarang sampah di rumah.... Tau kan, sampah - sampah yang kita temuin di jalan, yang baunya busuk setengah mati. Pas lalat - lalat uda pesta pora... Nah, itu juga bau yang gw benci. Bukannya gimana - gimana, cuma jijik aja. Tiap cium bau itu, gw pingin muntah!Ckckck. Emang, kebersihan kota harus dijaga ya? Tapi sayangnya di Jakarta gini, di kota besar gini, sampahnya pasti numpuk kayak gunung yah....
Monday, June 14, 2010
4 Bau Paling Menjijikkan
Gw punya idung yang sensitif sama bau - bauan tertentu.
......
Yah, oke. Sensitif itu kata yang terlalu halus. Tepatnya, gw benci sama 4 bau - bauan yang gw sebut di bawah ini:
......
Yah, oke. Sensitif itu kata yang terlalu halus. Tepatnya, gw benci sama 4 bau - bauan yang gw sebut di bawah ini:
- Asap knalpot alias gas CO. Gw suka naik motor. Lebih suka daripada naik mobil. Sayangnya, ada kekurangan pas naik motor. Yakni kalo siang - siang jalan di deket kemacetan! Ugh! Asap knalpot bertebaran. Apalagi kalo deket2 metromini tuh. Wah....gasnya item bo'! bener2 bikin sesak napas. Asapnya seakan - akan mau nyekik gw! Dan selama deket2 asap knalpot, gw pasti bakal pusing. Yah, bukan cuma metromini sih. Ada juga truk - truk gede, trus juga mobil - mobil yang rada jadul... mereka itu asap knalpotnya bikin sesek napas dan pusing! Dan yang paling bikin gw jengkel kalo gw abis mandi ato keramas. Bau wangi ilang dalam sekejap dimakan sama asap knalpot!
- Bau Baygon. Jujur, baygon jaman sekarang emang canggih sih. Ada bau almond, lavender, dll. Tapi sayangnya, itu belom cukup buat bikin gw enakan deket2 ma bau ini. Malah, gw makin benci. Dari sesek napas jadi plus satu lagi efek sampingnya. Yakni bikin idung gatel! Yup, gw selalu bersin - bersin deket baygon. Dan juga, tentu aja, sesak napas. Ga yang disemprot, ga yang dibakar, sama ajalah efeknya sama gw... Jengkelnya, kayaknya gw satu - satunya di keluarga yang benci ama baygon. Buktinya, nyokap bokap plus kakak gw, have no problem at all dalam berurusan sama baygon ini... Apalagi bokap tuh...kalo malem sering banget nyemprot baygon. Dan kalo itu terjadi, gw langsung jauh - jauh dari tempat baygon disemprotin! Karena gw ga mau bersin2 plus sesak napas.
- Bau Pylox. Gw ga pernah suka sama ini. Karena efeknya adalah sesak napas plus pusing! Ugh! bener - bener deh...kadang - kadang malah bikin gw mau muntah! Tapi sialnya, di sekolah gw pasti bakal pake pylox di saat ada event - event tertentu. Misalnya pas lomba Bulan Bahasa ato Bulan Kitab Suci, ato pas classmeeting. Euh! Bau pylox bertebaran! Dan kalo ga mau cium bau itu, jauh - jauhlah sejauh mungkin. Bisa berlindung di perpus ato di kelas.
- Parfum, cologne, dan bau - bauan yang sejenis. Oke, gw emang cewek. Tapi entah gimana, gw benci sama bau - bauan macem ini. Masalahnya, gw kan bukan cewek satu - satunya di dunia. Ada cewek - cewek laen di luar... Bahkan nyokap juga. Mereka emang gak sering sih pake bau - bauan macem itu, tapi kalo make, jamin idung gw langsung gatel pingin bersin. Masalahnya, cewek di deket gw yang paling sering pake bau - bauan macem gini tuh nyokap gw...nah lho! Hahaha. Makanya, tiap nyokap pake yang macem parfum ato bedak yang bau - baunnya sejenis, gw langsung nahan napas ato jauh - jauh dari nyokap ampe baunya ilang.
Mujizat Itu Nyata
Tak terbatas kuasaMu Tuhan...
Semua dapat Kau lakukan...
Apa yang kelihatan
Mustahil bagiku
Itu sangat mungkin bagiMu
Di saatku tak berdaya
KuasaMu yang sempurna
Ketika kupercaya
Mujizat itu nyata...
Bukan kar'na kekuatan
Namun RohMu ya Tuhan
Ketika kuberdoa
Mujizat itu nyata...
Semua dapat Kau lakukan...
Apa yang kelihatan
Mustahil bagiku
Itu sangat mungkin bagiMu
Di saatku tak berdaya
KuasaMu yang sempurna
Ketika kupercaya
Mujizat itu nyata...
Bukan kar'na kekuatan
Namun RohMu ya Tuhan
Ketika kuberdoa
Mujizat itu nyata...
Note:
Lagu ini gak tau gimana tiba - tiba bikin gw trenyuh...dada gw terasa penuh (ngerti kan maksudnya?) dan gw jadi pingin nge-posting liriknya...
JanjiMu Seperti Fajar
Ketika kuhadapi kehidupan ini...
Jalan mana yang harus kupilih?
Kutahu ku tak mampu
Kutahu ku tak sanggup
Hanya Kau Tuhan tempat jawabanku....
Akupun tahu, ku tak pernah sendiri
S'bab Engkau Allah yang menggendongku...
TanganMu membelaiku
CintaMu memuaskanku
Kau mengangkatku ke tempat yang tinggi...
Reff:
JanjiMu seperti fajar pagi hari...
Yang tiada pernah terlambat bersinar...
CintaMu s'perti sungai yang mengalir...
Dan ku tahu betapa dalam kasihMu...
Jalan mana yang harus kupilih?
Kutahu ku tak mampu
Kutahu ku tak sanggup
Hanya Kau Tuhan tempat jawabanku....
Akupun tahu, ku tak pernah sendiri
S'bab Engkau Allah yang menggendongku...
TanganMu membelaiku
CintaMu memuaskanku
Kau mengangkatku ke tempat yang tinggi...
Reff:
JanjiMu seperti fajar pagi hari...
Yang tiada pernah terlambat bersinar...
CintaMu s'perti sungai yang mengalir...
Dan ku tahu betapa dalam kasihMu...
Sunday, June 13, 2010
Sebelon Ujian....
So.... foto dibawah diambil pas sehari sebelon ujian....
Gee. Gw satu2nya cwe yang peace! =_=v ckckck...
Life is Fun
Hei, kawan
berdirilah! tertawalah!
Untuk apa kau bermuram durja
atas segala penderitaan?
Hadapi hidup ini dengan tawa
Hadapi hidup ini dengan sukacita
Tak perlulah kau marah - marah
Tak perlulah kau mengeluh:
"Mengapa hidupku menderita?"
Karena jadilah demikian, kawan
bila kau berpikir demikian!
Biar! Biarkan yang sedih berlalu
Jangan biarkan keluh kesah
Jangan biarkan muram durja
Jangan biarkan penderitaan
menguasai dirimu!
Karena itu, ayo bangkit!
Ayo nikmati hidup!
Ayo tertawalah!
Karena tak ada guna kau hanya
mengeluh dan mengeluh sepanjang hari
berdirilah! tertawalah!
Untuk apa kau bermuram durja
atas segala penderitaan?
Hadapi hidup ini dengan tawa
Hadapi hidup ini dengan sukacita
Tak perlulah kau marah - marah
Tak perlulah kau mengeluh:
"Mengapa hidupku menderita?"
Karena jadilah demikian, kawan
bila kau berpikir demikian!
Biar! Biarkan yang sedih berlalu
Jangan biarkan keluh kesah
Jangan biarkan muram durja
Jangan biarkan penderitaan
menguasai dirimu!
Karena itu, ayo bangkit!
Ayo nikmati hidup!
Ayo tertawalah!
Karena tak ada guna kau hanya
mengeluh dan mengeluh sepanjang hari
Saturday, June 12, 2010
Bye Friends....Meski pisah kelas di kelas 2, Sekali Temen tetep Temen!
Setahun kita jalani bersama
tawa dan canda
tangis dan duka
ah...kenangan
Bersamamu sahabat
kini sudah di penghujung jalan
kita ada di akhir untuk awal
kita ada, namun rasa tak sama
seperti...ada yang berbeda
sahabat
rasa sendu ini... rasa rindu ini...
ah. rasanya berat harus berpisah!
Begitu banyak kita lewati bersama
Ketika dulu kita ramai - ramai
di kelas
Ketika dulu kita ngebanyol
yang aneh - aneh
Ketika dulu kita bisa membusungkan dada
menjadi juara di antara semua
Ketika dulu kita dimarahi
oleh nenek sihir perawan tua
Hahaha. Hei, kita tidak akan berpisah
begitu saja kan?
Kita tetap akan jadi sahabat kan?
sekarang dan untuk selamanya?
tawa dan canda
tangis dan duka
ah...kenangan
Bersamamu sahabat
kini sudah di penghujung jalan
kita ada di akhir untuk awal
kita ada, namun rasa tak sama
seperti...ada yang berbeda
sahabat
rasa sendu ini... rasa rindu ini...
ah. rasanya berat harus berpisah!
Begitu banyak kita lewati bersama
Ketika dulu kita ramai - ramai
di kelas
Ketika dulu kita ngebanyol
yang aneh - aneh
Ketika dulu kita bisa membusungkan dada
menjadi juara di antara semua
Ketika dulu kita dimarahi
oleh nenek sihir perawan tua
Hahaha. Hei, kita tidak akan berpisah
begitu saja kan?
Kita tetap akan jadi sahabat kan?
sekarang dan untuk selamanya?
Note:
I dedicated this poem for my classmates on XC.... I love you guys, and I WILL miss you all... especially the times we spend together.... Is it too sentimental?
Tuesday, June 8, 2010
Marah - marah
Bangun pagi
marah - marah
berangkat sekolah
marah - marah
di sekolah
berkelahi dengan teman
di rumah
adu teriak dengan mama
pulang kerja
marah - marah
benda dibanting ke sini dan ke sana
marah - marah, ngambek seharian
tahu nggak?
Aku bingung, bagaimana mungkin
orang itu tidak terkena tekanan darah tinggi
marah - marah
berangkat sekolah
marah - marah
di sekolah
berkelahi dengan teman
di rumah
adu teriak dengan mama
pulang kerja
marah - marah
benda dibanting ke sini dan ke sana
marah - marah, ngambek seharian
tahu nggak?
Aku bingung, bagaimana mungkin
orang itu tidak terkena tekanan darah tinggi
Monday, June 7, 2010
This is the End
yey! akhirnya selesai deh, ulangan umum...
kayak yg gw tulis di status fb gw:
Rapotnya ntar gimana, nilai gw gimana, naik kelas ato ga, itu liat aja nanti....kalo pun sekarang gw cemasin rapotnya dan naik kelas ato gaknya gw, ga bakal pengaruh ama hasilnya...jadi hari ini enjoy aja! Uda selesai ulangan umum gitu loh....
kayak yg gw tulis di status fb gw:
"don't worry anything 'bout the future. Whatever will be, will be! Just enjoy our time and freedom now..."Yea, dan gw bener2 memaksudkan itu.
Rapotnya ntar gimana, nilai gw gimana, naik kelas ato ga, itu liat aja nanti....kalo pun sekarang gw cemasin rapotnya dan naik kelas ato gaknya gw, ga bakal pengaruh ama hasilnya...jadi hari ini enjoy aja! Uda selesai ulangan umum gitu loh....
Sunday, June 6, 2010
August Rush Quotes ~ August Rush, Monologue
"Listen. Can you hear it? The music. I can hear it everywhere. In the wind... in the air... in the light. It's all around us. All you have to do is open yourself up. All you have to do... is listen.
Sometimes the world tries to knock it out of you. But I believe in music the way that some people believe in fairy tales. I like to imagine that what I hear came from my mother and father. Maybe the notes I hear, are the same ones they heard, the night they met. Maybe that's how they found each other. Maybe that's how they'll find me. I believe that once upon a time, long ago, they heard the music and followed it."
Subscribe to:
Comments (Atom)
