Monday, August 25, 2008

Sekolahku, SMP Notre Dame

Aku bersekolah di SMP Notre Dame. Aku sekolah di sini, karena jarak tempuh jalan kaki hanya 5 menit dari rumah.

Sekolah Notre Dame terdiri dari TK sampai SMU. Dulu, saat aku masih TK, ada peraturan bahwa kita 'gak boleh masuk area SD. Tapi, seringkali terjadi kan: kalau dilarang, kita justru malah penasaran dan ngelanggar. Maka aku dan teman-teman TK-ku waktu itu iseng-iseng masuk ke sana pas istirahat (^_^);. Eh, gara2 kita keenakan, kita terlambat masuk kelas. Nyaris saja, kita gak diizinkan masuk ke TK. Maksudnya dikurung di area SD. Bener2 trauma,deh... (-_-;) Untung saja, sekarang larangan ini sudah dihapus...

Area TK dan SD dipisahkan sama 1 gerbang. Area SD dan SMP juga dipisahkan 1 gerbang, begitu juga SMP dan SMU. Menurutku, SMP Notre Dame mempunyai kekurangan fatalnya:

1) Di salah satu stand, makanan yang ada, sebagian besar snack2-Yang meskipun enak tapi kurang menyehatkan. Salah satu dari makanan yang dijual saja Cup-Mie!

2) Katanya sekolah mau berpatisipasi dalam 'Pencegahan Global Warming' dan 'Pencegahan Kerusakan Lingkungan', koq masih pakai AC sih? Padahal AC kan juga terkandung bahan yang nggak sehat bagi lingkungan. Disuruh pakai kaos kaki dengan tulisan 'SMP Notre Dame' pula. Padahal, kalau kegiatan industri bertambah cuma untuk membuat kira-kira 300 kaos kaki untuk murid -murid SMP, berarti sama saja mereka membantu pembuangan limbah industri kan?

3)Kesadaran murid-muridnya untuk mencegah 'Global Warming' atau 'Kerusakan Lingkungan' nggak ada (Tepatnya,kurang!). Seperti salah seorang temanku, misalnya. Dia nggak peduli sama Global Warming. Yang penting dia sendiri enak. Kalau harus kiamat, kiamatlah. Pemakaian lampu juga. Sebetulnya, di toilet itu cukup terang pada siang hari. Jadi, kenapa lampu harus dinyalakan? Lagi pula, kan' sekolah yang membayar pajak listriknya. "Kita kan udah bayar. Boleh, dong," itulah pendapat yang seringkali keluar.

Yah,itu sedikit dari kekurangan SMP Notre Dame tempatku bersekolah. Tapi, sih, bukan berarti tidak ada kelebihan. Beberapa di antara kita adalah anak2 yang berprestasi. Salah satunya adalah peraih juara 3 di PON. Dia temanku. Buku2 perpustakaannya juga bagus. Tapi sanyang, sebagian besar buku yang masuk adalah buku pelajaran. Bukan novel. Dan lagi, penggunaan internet masih sangat terbatas.

No comments: