Bantalan empuk guling di kaki
Seprai merah Winnie the Pooh menghibur hati
Boneka - boneka semasa kecil yang masih menemani
Suara deru kipas angin
Anginnya membuat aku terkantuk - kantuk
Kamarku kamar istimewa
Disinilah aku dapat menghibur diri
Disinalah aku menyimpan harta
Disinilah aku beristirahat di malam hari
Disinilah aku bisa bermalas - malasan.
Kamarku tidak seperti kamar yang lain
Baju bekas bertumpuk di kursi
Televisi hitam kuno mati tak terpakai
Meja belajar penuh barang - barang
Ya, kata orang kamarku kapal pecah.
Namun siapa yang peduli?
Hei! Kamarku istanaku
Disinilah aku akan mendapat privasi
Disinilah aku menyimpan rahasia
Disinilah aku memikirkan beragam hal.
(Di kamar, sore hari)
No comments:
Post a Comment